Kami telah LUPUT dari pandangan mu
(film TANAH SURGA
KATANYA)
Mengulas
kembali film yang menceritakan bagaimana kehidupan saudara kita yang tingggal
di perbatasan negeri ini. Bagaimana kehidupan mereka yang sungguh sangat
memperhatinkan. Jauh dari fasilitas yang layak di gunakan untuk kehidupan
sehari-hari. Seperti yang telah ditanyangkan pada film tersebut, bagaimana
mereka luput dari pandangan negara. Hadir negara sangat minim dalam hal ini. Kita
bisa melihat aspek ini melalui kehidupan masyarakat disana yang lebih baik
pindah negara dibandingkan bertahan di negara sendiri. Mencari nafkah di negara
sebelah dibandingkan mencai nafkah sesuap nasi di negara sendiri yang katanya
tanah negara kita adalah tanah surga. Namun sepertinya julukan itu tidak dapat
kita sandang dengan bangga mengingat bagaimana kehidupan saudara kita
diperbatasan sana. Yang lebih menyedihkan lagi, pendidikan anak-anak yang
sangat memprihatinkan, bagaimana bisa mereka tidak tahu lagau kebangsaan negeri
sendiri dan juga mereka tidak mengenal mata uang negara sendiri. Mereka lebih
mngenal apa khas dari negara sebelah. Hak ini terjadi karena mereka jarang atau
bahkan tidak pernah mendapat perhatian dari penguasa negara kita. Mereka berjuang
keras untuk hidup, untuk mengisi perut mereka. Karena dari segi kemakmuran saja
mereka jauh dari kata layak, jauh dari srana prasana jauh dari apapun
fasislitas yang seharusnya mereka dapatkan.
Jika
hal ini terus-terusan terjadi, maka jangan terkejut bila tanah kita direbut
lagi oleh orang lain. Jangan salahkan mereka, ini terjadi karena kesalahan kita
juga, mengapa kita membiarkan mereka jauh dari pemantauan kita. Kita menutup
mata untuk kehidupan saudara kita yng ada di perbatasan negara tanah surga ini.
Jika memang kita tidak menginginkan hal itu terjadi kembali, maka buka mata
kita, dan mari kita bantu sang penguasa negeri kita untuk membuka mata nya
juga, bahwa sesungguhnya masih ada saudara kita yang belum mendapatkan
kehidupan yang layak. Jangan sampai saudara kita yang disana menggangti
kewarganegaraan nya lagi karena mereka merasa tidak mendapatkan perlakuan adil,
merasa tidak di perhatikan, bahkan yang lebih mnyedihkan mereka tidak bangga
akan negeri ini. Sungguh sangat menyedihkan jika hal tersebut terus terjadi,
melihat saudara yang dahulu nya saudara setanah air, yang dahulunya sama-sama
bangga akan negeri yang bertanah surga. Namun sekarang tidak lagi, merkea lebih
bangga dengan negara lain, karena meereka merasa bisa hidup di negara tersebut
dengan layak. Dapat memenuhi kebutuhan perut mereka dan juga kebutuhan yang
memang seharusnya mereka rasakan.
Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkat kayu dan batu jadi tanaman
Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkah kayu dan batu jadi tanaman
Kolam Susu oleh: Koes Plus
ini sepenggal lirik dari sebuah lagu yang menyatakan bahwa sesungguhnya negeri ini adalah negeri yang bertanah surga. semoga saja apa yang ada pada lirik tersebut menjadi sebuah kenyataan. dimana semua saudara setanah air negeri ini dapat merasakan tanah surga yang diberikan oleh sang pencipta untuk negeri ini. sebuah anugrah yanng tentunya jarang didapatkan di negeri lain.